Pages

Saturday, May 5, 2018

KEB Intimate Talk About Photography with Pesonna Hotel Semarang


Menurut Lembaga riset digital marketing Emarketer pada 2018 diperkirakan jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. Nah, kalau menurut riset pandangan mata saya, lebih dari 50% pengguna smartphone memotret dulu makanan, sebelum dimakan. Ini berdasarkan pengamatan di resto, warung, dan tempat kulineran, hehe. Otomatis, kegiatan memotret makanan menggunakan smartphone telah menjadi kegiatan jamak bagi masyarakat Indonesia.

KEB Intimate yang Seru

Food Photography, sebagai salah satu bagian dari kegiatan memotret, memang menjamur di masyarakat Indonesia. Dari yang sekedar memotret karena hobi, sampai menjadikannya profesi. Kalau melihat aneka foto makanan lalu kita tergiur dibuatnya, berarti si pemotret telah berhasil dalam food photography, begitu kata mas Hinu Indra Wardhana.

Dan rasa-rasanya semua kalangan sekarang ini makin jago motret makanan. Pantesan kalau saya lihat sosmed, terutama di Instagram tuh, rasanya makin mentah niat dan usaha saya buat diet. Banyak foto makanan berseliweran yang bikin ngiler. Rasanya ingin juga bisa menghasilkan foto-foto makanan yang bikin orang yang melihatnya gagal diet. Hihi.

Ika Puspita dan Ira Sulistyana
Pesona food photography yang tak kunjung padam ini disambut oleh Kelompok Emak Blogger (KEB) sehingga dalam acara KEB Intimate yang pada hari Sabtu, 5 Mei 2018 menyambangi kota Semarang, punya tema utama, yaitu: KEB Intimate: Talk About Food Photography. Senangnyaa Semarang didatangi Mak Sumarti Saelan, Mak Sary Melati, dan Mak Indjoel. Difasilitasi member KEB dari Semarang yaitu Mbak Ika Puspita sebagai koordinator acara dan Ira Sulistyana sebagai MC.

Mak Sumarti Saelan dari KEB

KEB, sebagai salah satu pioner komunitas blogger bagi perempuan, menggandeng juga komunitas lain di Semarang seperti Blogger Gandjel Rel, Kompakers Semarang, dan IIP Semarang untuk ikutan acara seru ini. Narasumbernya tak lain dan tak bukan: mas Hinu, seorang Food Photographer dari Semarang, yang namanya sudah saya sebut di atas tadi. Acara hari ini spesial karena ngomongin  perihal motret makanan khusus untuk pengguna smartphone. Hore! Maklum senjata saya ya (baru) itu.

Mas Hinu, Food Photographer

Menurut mas Hinu, hasil karya foto pengguna smartphone tidak kalah dari kamera profesional lain seperti DSLR, asal tahu ilmu dan caranya. Salah satu syarat utamanya: "pacari smartphonemu". Maksudnya semakin kita mengenal "senjata" kita maka akan semakin baik hasil yang kita dapatkan.

Pesonna Food Photography

Udara Semarang yang mulai panas karena barusan ditinggalkan musim penghujan, jadi tidak terasa karena Skylounge di Lantai 9 Pesonna Hotel Semarang yang lapang dan adem menjadi tempat acara KEB Intimate. Baru kali ini saya menginjakkan kaki di hotel milik PT Pegadaian (persero) di jalan Depok No. 33 Kembangsari Semarang. Tapi Pesonna Hotel memang mudah dicari karena lokasinya strategis, dekat dengan Simpang Lima, Lawang Sewu, Tugu Muda, dan Kota Lama serta Pecinan Semarang.

Paket Buko Poso Pesonna Hotel

Untuk keperluan acara, Pesonna Hotel menyediakan menu istimewa yaitu menu yang nantinya akan menjadi hidangan Ramadan “Buko Poso ing Awang-awang”, yaitu paket All You Can Eat berupa pilihan menu ala angkringan sebagai obyek food photography.

Praktek Smartphone Food Photography

Yang paling seru dari acara food photography tentunya acara prakteknya. Makanan lezat ala angkringan mulai dari aneka gorengan seperti bakwan dan mendoan, sate telur puyuh, sate kerang, ceker ayam, kacang dan ubi godog, plus aneka nasi bungkus dan tentu saja kolak, penuh dikerubuti peserta.

Saya praktek memotret sembari mencoba mengingat-ingat tips dari mas Hinu sebelumnya untuk memotret makanan, antara lain:

1. Bersihkan Background: siapkan tisu atau lap untuk bersih-bersih.
2. Percantik obyek makanan: siapkan senjata berupa bumbu-bumbu tambahan, bubuk kopi, dan lain-lain untuk melengkapi obyek. Mas Hinu bahkan punya orang-orangan kecil yang bisa menjadikan obyek foto tambah lucuk!
3. Pencahayaan: cahaya alami always the best. 
4. Komposisi: sebagian besar fokus mata manusia banyak melihat ke arah kanan bawah. Jadi obyek foto bisa diletakkan di bidang kanan bawah dari foto. Tetapi komposisi yang bagus tidak harus melulu menuruti teori itu. Untuk itu perlu banyak latihan.
5. Sudut pandang: Latihan!

Lah, intinya semua perlu banyak berlatih, ya Mas.

Foto Makanan Angkringan paket Buko Poso ing Awang-awang Pesonna Hotel

Beberapa tips untuk fotografi dengan smartphone juga langsung dipraktekkan. Seperti menghindari penggunaan flash, dan zoom. Untuk pengaturan Aparture, di smartphone saya nggak bisa, tuh. Jadi apa adanya saja memanfaatkan cahaya yang ada. Syukurlah, rupanya nyantol dan salah satu foto saya jadi jalan dapat rezeki voucher “Buko Poso ing Awang-awang” untuk dua orang di bulan Ramadan menjelang. Wah jadi ada kesempatan lagi untuk datang ke Pesonna Hotel Semarang. Terima kasih, Pesonna Hotel, yang hari ini digawangi Mbak Inka, Public Relation Pesonna Hotel, yang sudah mendukung kegiatan KEB Intimate hari ini.

Pesonna Hotel, Hotel Berkonsep Halal di Kota Semarang 
 
Pelayanan Ramah dan Islami di Reception Pesonna Hotel

Pesonna Hotel yang merupakan kependekan dari “Pegadaian Selalu Optimalkan Nilai-Nilai Aset” ini, mengedepankan konsep halal dengan mewujudkan hotel yang bersih, aman, nyaman, dengan makanan dan fasilitas-fasilitas halal. Esensi dari halal adalah menyajikan segala sesuatu yang baik bagi manusia dan lingkungan, semua kalangan dapat memanfaatkan segala fasilitas di hotel, tidak terbatas pada kaum muslim.

Sebelum acara foto-foto makanan, peserta KEB Intimate diajak sama Mbak Inka untuk hotel tour. Pesonna Hotel memiliki 152 kamar, selain itu ada fasilitas meeting room, dan ballroom dengan kapasitas 625 orang, restoran yang lengkap pilihan menunya, kolam renang, musola, dan juga sky meeting room di lantai 9 yang kami pakai untuk tempat acara KEB Intimate.

Kamar Nyamannya Pesonna Hotel
Waktu masuk ke kamar, desainnya cozy, dengan space yang lega untuk menggelar sajadah. Fasilitas di dalam kamar lengkap selain AC, LED TV, Hot & Cold Shower, ada juga Coffe & Tea Maker, Minibar, dan Save Deposit Box. Fasilitas spesial dari Pesonna Hotel adalah peralatan ibadah yaitu sajadah, mukena, dan Al Quran.

Lifestyle and Halal Concept Pesonna Hotel Semarang

Sebagai salah satu dari sembilan properti PT Pesonna Indonesia Jaya, anak perusahaan PT Pegadaian, Pesonna Hotel Semarang bisa jadi salah satu pilihan pelancong dan pebisnis, untuk memenuhi kebutuhan akomodasi di Kota Semarang. Jaraknya hanya 15 menit dari Bandara Ahmad Yani, 7 menit dari Stasiun Kereta Api, dan 17 menit dari Pelabuhan Tanjung Mas. Rasanya meski saya tinggal di Semarang, bisa juga memilih Pesonna Hotel Semarang untuk staycation bareng keluarga. Soalnya ada kolam renangnya (buat anak-anak), dan dekat aneka pusat kuliner di seputar jalan Depok dan Gajahmada. Biar bisa lanjut praktek Food Photographynya. Hihi.


Pesonna Hotel Semarang
Jl. Depok No. 33 Kembangsari, Semarang
Informasi dan Reservasi: 024 – 865 70840 ext 4010/11
Instagram:@ pesonnahotelsemarang Twitter: @Pesonna HotelSMG


Harga All You Can Eat "Buko Poso ing Awang-awang" : 49K (net)/pax

Berbagi Bolu Merapi

Bolu Susu Merapi, Berbagi Dengan Hati

 Bolu Merapi itu apa sih?

Ceritanya begini. Ada anak muda Yogya yang gemes sendiri karena begitu maraknya dunia “perkuean” di kotanya yang seolah didominasi oleh artis dan juga oleh bukan penduduk asli Yogya. Namanya Anggia Pino. Womenpreneur ini ingin di Yogya ada produk kue lezat yang dibuat oleh orang asli Yogya, dan bisa jadi kebanggan kota Yogya. Di tangan kreatifnya lahirlah: Bolu Susu Merapi. Bolu Susu Merapi ini adalah sebuah produk kue yang terbuat dari bahan-bahan berkualitas, utamanya susu.

Anggia Pino dan Bolu Susu Merapinya
Kok susu? Ini juga terinspirasi dari pengalaman Anggi (begitu panggilannya) yang sulit minum susu. Dengan slogan Bolu Susu Merapi, Gantinya Minum Susu, harapannya orang yang sulit minum susu bisa mendapatkan cita rasa dan juga gizi yang terkandung dalam susu dari kue buatannya. Untuk itu Anggi menggandeng sahabatnya: Andi, yang sudah berpengalaman di produk-produk susu dari brand-brand besar di Indonesia.

Lalu mengapa Merapi? Gunung api aktif yang terletak di dua provinsi yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini sudah dikenal menjadi icon yang mendunia. Ditambah lagi, di kawasan lereng Merapi terdapat peternak sapi yang sudah terkenal menghasilkan produk susu yang berkualitas. Jadilah Bolu Susu Merapi, kue produk asli orang Yogya.

Berbagi Dengan Hati

Menurut Anggi, diproduksinya Bolu Susu Merapi ini tidak bermaksud untuk menggeser oleh-oleh khas Yogya lainnya yang sudah dikenal seperti bakpia. Anggi membuat Tagline “Berbagi Dengan Hati” untuk Bolu Susu Merapi bukannya tanpa alasan. Bolu Susu Merapi adalah perwujudan mimpinya untuk membuat suatu produk yang sehat, lezat, dan –ini penting- terjangkau bagi masyarakat. Terbukti dari harga kue ini hanya Rp.28.000 per-box. Dengan harga terjangkau, harapannya masyarakat bisa mendapatkan produk kue yang enak dan bergizi dimana dalam satu box Bolu Susu Merapi terkandung 100 gram susu sapi murni. Saat ini ada dua macam varian rasa yang tersedia yaitu Bolu Susu Keju dan Bolu Susu Coklat.

Topping Keju menambah kelezatan Bolu Susu Merapi
Tapi kalau menurut saya Bolu Susu Merapi ini bisa jadi pilihan tambahan oleh-oleh ketika pulang dari Yogya. Biasa kan, sebagai kawasan tujuan wisata, setiap orang yang pulang dari Yogya juga ditunggu oleh-olehnya. Wah kalau yang dioleh-olehin satu pasukan lumayan juga tuh, bugetnya. Nah, kapan lagi dengan uang 100 ribu rupiah (masih dapat kembalian, lagi) bisa dapat tiga box bolu asli Yogya, dengan kemasan apik, rasa yang enak, yang bisa bikin teman kantor, saudara, sampai tetangga bahagia. Dengan harga yang tidak menguras kantong, kita bisa makin banyak berbagi kepada orang lain. Cocok deh, dengan taglinenya Berbagi Dengan Hati. Berbagi Bolu Merapi kita bisa pakai hati, alias ikhlas! Hehe.

Grand Launching Bolu Merapi
 

Gathering dan Pers Conference Bolu Susu Merapi
Dalam acara Media Gathering dan Pers Conference Bolu Susu Merapi di Yogya tanggal 3 Mei kemarin, saya sempat mencicipi dua varian rasa Bolu Susu Merapi. Bolu Susu Keju menurut saya terasa banget rasa susunya. Dengan topping keju, rasanya jadi manis gurih. Tapi Bolu Susu Coklat yang jadi favorit saya (dan anak saya yang langsung ngabisin lebih dari setengah kotak). Keduanya bercitarasa lembut dan lumer di lidah, tapi tidak lengket di mulut. Rasanya light, dan cukup bikin kenyang.

Nah, buat yang ingin yobain sendiri Bolu Merapi yang rasanya lembut ini, bisa datang langsung ke acara Grand Launching Bolu Merapi di Atrium Lippo Plaza Yogyakarta tanggal 6 Mei 2018. Acaranya dimulai dari jam 10 pagi sampai jam sembilan malam. Asyiknya untuk pembelian Bolu Merapi di waktu Grand Launching, ada promo Buy 1 Get 1 Free alias dengan Rp. 28.000 bisa dapat dua box Bolu Susu Merapi! Belum lagi voucher dan kesempatan memenangkan hadiah undian aneka peralatan elektronik sampai motor!

Jadi jangan sampai kehabisan!

Bolu Susu Merapi juga membuka kesempatan bagi mitra-mitra yang ingin bergabung dan berkolaborasi, untuk memasyarakatkan bolu lezat bergizi ini. Untuk mitra akan mendapatkan aneka keuntungan seperti diskon, prioritas, dan lain-lain. Untuk yang tertarik bergabung bisa langsung menghubungi Customer Service di: 0811-27-444-99

Bolu Susu Merapi

Facebook FP: Bolu Merapi
Instagram: @BoluMerapi
Email: bolumerapi@gmail.com
CS: 0811-27-444-99